Gaya Hidup Bertato Di kalangan Remaja

Akar info - Gaya Hidup Bertato Di kalangan Remaja

Semakin dirasanya kemajuan zaman, semakin banyak pula pergeseran nilai yang terjadi.

Kalau dulunya bahasa yang digunakan sesuai dengan tatanan dan nilai kesopanan kini mengalami pergeseran menjadi bahasa plesetan atau yang biasa dikenal dengan bahasa gaul dikalangan remaja. Dimana bahasa yang dikonsumsi tersebut sedikit banyak keluar dari tatanan nilai-nilai kesopanan. Tidak hanya itu saja, kemajuan zaman juga sudah merubah penilaian negative terhadap gambar-gambar dibadan atau biasa disebut tato. Dulu tato oleh masyarakat dikorelasikan dengan bentuk kriminalitas. Siapapun yang bertato, dia akan menjadi orang yang dipandang sebelah mata oleh masyarakat banyak, sehingga tidak sedikit para orang tua yang mewanti-wanti anak-anak mereka agar tidak menatto tubuh mereka. Akan tetapi lain halnya pada saat ini, tato yang dikorelasikan dengan bentuk kriminalitas tersebut, pada saat ini menjadi seni tersendiri atau bahkan manjadi trend gaya hidup kaum remaja.
Akar info - Akar info - Gaya Hidup Bertato Di kalangan Remaja

Penggunaan tato dikalangan remaja tidak terlepas dari apa yang disebut dengan pergaulan hidup. Ada yang bertato dimana tujuannya untuk mengekspresikan seni yang mereka miliki, ada pula yang hanya karena ikut-ikutan teman sebaya, dan bahkan ada yang bertato hanya karena ingin diakui keberadaannya oleh orang lain agar tidak disebut orang yang ketinggalan zaman, karena tato sudah menjadi gaya hidup dikalangan remaja pada saat ini. Jelas sekali disitu ada factor immitation behavior atau juga disebut dengan perilaku modeling, jadi pembuatan tato pada tubuh yang dilakukan oleh remaja sekarang tidak lain adalah bentukan perilaku yang mencontoh perilaku orang lain. Oleh karena itu perlu sekali adanya pengawasan dari pihak orang tua terhadap pergaulan anak-anaknya dan orang tua juga harus meluangkan waktunya untuk melakukan komunikasi dengan anak agar orang tua bisa memahami dan mengerti apa yang menjadi kebutuhan sang anak.

[untuk mengetahui kebutuhan dasar anak, baca juga: potret buram kualitas anak bangsa]


Penampilan merupakan salah satu bentuk penilaian diri

jika penampilan sesuai dengan norma masyarakat, maka citra diri akan menjadi baik dimata masyarakat. Tidak hanya itu saja, penampilan juga menjadi penentu yang sangat penting untuk kesejahteraan hidup kedepannya, sebagai mana yang terjadi dalam dunia kerja saat ini. Untuk melamar kerja yang menjadi petokan diterima atau tidaknya bukan hanya terfokus pada skill atau nilai akademis yang dimiliki, melainkan juga performen yang menjadi perhatian utama. Jika performen dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan maka skill dan nilai akademis pun tidak akan terbaca dan finalnya angka pengangguran pun akan bertambah. Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi kaum remaja untuk menata masa depannya dari sekarang.
Akar info - Akar info - Gaya Hidup Bertato Di kalangan Remaja

Pada dasarnya tidak ada larangan untuk mengeksperisikan seni selama hal tersebut berdampak positif baik bagi orang lain atau pun diri pribadi. Hanya saja jika ditelaah dari kaca mata agama, apa dan bagaimanapun bentuk yang diberikan oleh-Nya kita patut untuk mensyukuri bukan memolesnya dengan rasa sakit akibat jarum yang digunakan untuk menatto. Jadi memperindah tubuh agar terlihat menarik bukan lah sesuatu yang salah selama hal tersebut tidak berbenturan dengan norma-norma yang ada. Artinya tindakan tersebut berjalan satu arah, baik dengan norma social atau pun norma agama.

0 komentar