Bahaya Pemasangan Reklame

Akar Info - Bahaya Pemasangan Reklame

Banyak cara yang dilakukan oleh orang-orang untuk mempromosikan apa yang menjadi produk atau acara-acara yang mereka buat. 

Salah satunya adalah dengan membuat papan reklame atau iklan promosi. Reklame dibuat untuk memberikan informasi kepada khalayak umum dan pembuatannya pun dibuat semenarik mungkin agar bisa menarik minat masyarakat banyak. Hanya saja pemasangan reklame-reklame tersebut terkesan kurang mempedulikan kondisi lingkungan dan keamanan khalayak umum, tidak sedikit jalan-jalan di kota- kota besar dan kecil yang diahiasi oleh papan-papan reklame bambu dan kayu, sehingga menambah ruwetnya penghias jalanan kota. Dimana pemasangannya tidak tertata rapi, dan bahan yang digunakan pun terkesan kurang memperdulikan keselamatan umum, seperti tiang papan yang terbuat dari batang bambu.

Pemasangan dengan menggunakan media bambu sangat membahayakan sekali bagi keselamatan pengguna jalan apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini, karena di musim penghujan media bambu yang digunakan mudah sekali roboh, dan kecelakaan akibat tertimpa papan reklame  pun di beberapa tempat sudah banyak terjadi. Disisi lain pemasangan reklame dengan menggunakan media tali dan paku hanya akan mengotori lingkungan. Kenapa tidak, Setelah selesai pemasangan reklame sisa-sisa tali atau paku-paku masih akan tetap menempel di batang pohon atau tiang-tiang listrik yang menjadi penopang reklame tersebut, dan hal itu terkesan tidak diindahkan atau dibiarkan begitu saja oleh oknum-oknum tertentu yang memasang reklame tersebut. Justru yang seperti itu hanya akan membuat kota akan semakin terlihat kotor dan memperburuk kondisi kota karena pemasangannya kurang mengindahkan kebersihan kota.
Akar Info - Bahaya Pemasangan Reklame

Pada dasarnya pemerintah sudah menyediakan tempat untuk pemasangan raklame yang bermediakan besi, akan tetapi masyarakat lebih memilih untuk menggunakan bambu, kayu, batang pohon, dan tiang listrik. Hal tersebut terjadi selain karena mahalnya biaya sewa reklame, juga karena tidak adanya sanksi bagi oknum yang memasang reklame disembarang tempat yang bisa membahayakan bagi keselamatan pengguna jalan. Fasilitas tempat untuk pemasangan reklame yang disediakan oleh pemerintah bukan lah satu-satunya solusi untuk mencegah bahaya dari pemasangan reklame dengan media bambu dan kayu di negeri ini. Justru penyediaan tempat itu tidak akan berjalan maksimal atau terkesan kurang efektif jika dari pihak pemerintah sendiri tidak memberikan sanksi terhadap pihak pemasang reklame itu yang notabene kurang mengindahkan keaman dan kebersihan lingkungan. Jika pemerintah memberikan tindakan tegas bagi oknum-oknum tersebut, maka bukan tidak mungkin lagi pemasangan reklame disembarang tempat seperti yang terlihat di kota malang dan kota-kota besar lainnya akan bisa diminimalisir. Dan juga dapat menekan tingkat kecelakaan akibat pemasangan reklame.

Pemerintah juga perlu menambahkan lahan untuk tempat pemasangan reklame. Artinya pada titik- titik jalan yang biasa dipasangi reklame-reklame, di setiap titik tersebut perlu sekali diadakan penambahan lahan untuk pemasangan reklame. Selain itu, diperlukan sekali adanya kesadaran diri dari orang-orang yang menggunakan reklame sebagai media informasi untuk tidak memasang reklame di sembarang tempat yang nantinya hanya akan mengotori dan membahayakan orang lain, agar nantinya potret pemasangan reklame yang tidak tertata bisa diminimalisir sehingga kenyamanan dan keamanan bisa dirasakan sepenuhnya oleh pengguna jalan dan wajah kota pun akan terlihat bersih. Kebersihan dan keamanan kota ada pada tangan masyarakatnya, jika masyarakat sendiri tidak mengindahkan kebersihan dan keamanan kota, maka program apapun yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi bahaya pemasangan reklame bambu dan kayu, tidak akan berjalan dengan maksimal. Oleh karena itu, akan sangat perlu kerjasama dari masyarakat banyak untuk mengurangi bahanya pemasangan reklame bambu dan kayu, seperti yang kita lihat selama ini.

0 komentar