Semangat Kemerdekaan Dari Rakyat

Semangat Kemerdekaan

17 Agustus merupakan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. 

Nafas sejarah yang tidak terlupakan oleh rakyat Indonesia yang hidup hari ini. Dapat dilihat dari ujung sampai sudut-sudut desa, nampak deretan bendara merah putih berkibar dengan gagah. Semua rakyat dari berbagai status, agama, ras, dan suku apapun berbondong-bondong memasang bendara Negara Indonesia di depan rumah-rumah mereka. Anggota rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) juga menancapkan bendera di tiap-tiap jalan dan gang di lingkungan mereka. Para guru dan dosen mengibarkannnya di depan kampus dan sekolah masing-masing. Tidak ada yang memerintahkan rakyat untuk memasang bendera, pun pemerintah tidak menginstruksikan hal tersebut. Rakyat sadar, bahwa menghargai hari kemerdekaan itu penting. Penting untuk menghormati perjuangan para pahlawan terdahulu, dan penting untuk tetap melanjutkan perjuangan para pahlawan untuk bangsa ini.

Tidak ada perbedaan antara tua dan muda, mereka berbaur menjandi satu dalam menunjukkan semangat kemerdekaan rakyat. Rakyat paham bahwa kemerdekaan ini adalah milik bersama yang diperoleh melalui tumpah darah dan rasa sakit para pejuang terdahulu. Dengan dikibarkannya bendera merah putih sama halnya mengibarkan semangat perjuangan untuk masa depan kepada anak muda bangsa. Artinya, kibaran bendara merah putih memperlihatkan semangat juang pahlawan bangsa pada masanya, dan diharapkan mampu dari kibarannya menorehkan semangat juang kepada generasi bangsa sebagai penerima estafet perjalanan bangsa.

Sampai dengan saat ini rakyat terbukti tetap semangat, dan terus saling menyemangati antar sesama. oleh karena itu, marilah kita bangun kesadaran bersama untuk tetap menjaga dan semangat dalam merayakan hari kemerdekaan. Tidak sampai disitu saja, kita sebagai generasi muda, selaiaknya mampu menunjukkan daya saing kita dalam segi apapun dengan bangsa lainnya. Karena kelanjutan kemerdekaan bangsa ini ada pada pundak generasi mudanya. Tidak sepatutnya kita sebagai generasi muda, mengotori perjuangan para pahlawan dengan perilaku-perilaku yang kurang terpuji [baca juga: Krisis Moral Generasi Muda]. Mari kita bangun kreativitas kita untuk menunjukkan pada dunia bahwa kita bukanlah generasi bangsa yang lemah. Karena kehormatan bangsa adalah tanggung jawab kita sebagai generasi muda.

Tanggal 17 Agustus 1945, adalah hari yang bersejarah bagi saya, anda dan kita semua. Pada waktu itu, Bung Karno dan Bung Hatta serta rakyat Indonesia yang lain berteriak MERDEKA, seperti halnya rakyat sekarang yang masih setia merayakan kemerdekaan bangsanya, tanpa merintah dan diperintah oleh siapapun, merah putih akan tetap berkibar. Kobaran semangat juang para pahlawan akan tetap ada dan akan terus berkibar dalam diri generasi muda. 

0 komentar