Alat Test Psikologi - PAPI Kostick

Test PAPI Kostick

PAPI (Perception and Preference Inventory)

merupakan salah satu dari beberapa alat test Psikologi yang banyak dipakai oleh beberapa perusahaan untuk mendapatkan kandidat yang sesuai dengan kebutuhannya. PAPI pertama kali dibuat oleh Max Martin Kostick, Profesor Industrial Psychology at Boston State College, di Massachusetts, USA, awal 1960-an.

Alat test ini baru diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1980-an, yang sampai sekarang sudah digunakan oleh lebih dari 1000 perusahaan di dunia termasuk Indonesia sebagai salah satu bagian dari proses rekrutmen dan seleksi. Alat test ini berbentuk self report inventory yang tersedia dalam 25 bahasa yang sangat mudah untuk dipahami oleh pelamar.

Tujuan awal PAPI Kostick

Tujuan awal dari alat test ini adalah untuk mendesain instrumen yang mempunyai teoritis yang kuat, administrasi sederhana sehingga juga bisa digunakan oleh non-psychologist karena alat test ini didesain sebisa mungkin menghindari istilah-istilah klinis sebagaimana beberapa alat test Psikologi lainya. Selain itu, alat test PAPI juga mencakup aspek kepribadian yang relevan dengan tempat kerja secara lengkap, sehingga inilah yang menjadikan PAPI sebagai pilihan beberapa perusahaan sebagai alat ukur dari proses rekrutmen. Selain kemudahan dalam penggunaannya, rasanya sangat perlu sekali saya memaparkan beberapa keunggulan dari alat test yang satu ini, seperti di bawah ini.

Keunggulan PAPI Kostick

Terdapat beberapa keunggulan dari alat test Psikologi yang satu ini, diantaranya adalah:
1. PAPI menggunakan forced choice format pada pasangan-pasangan pernyataan yang setara. Sehingga akan sangat sulit untuk melakukan faking / manipulasi
2. Karakter bebas dan membentuk komponen dasar keperibadian
3. Item-item pendek, ringkas, dan analisis konfigurasinya mudah
4. Interpretasi logik dan spesifik sehingga dapat dipahami dengan jelas oleh tester maupun testee
5. Dapat dimanfaatkan oleh Manager HRD, Konselor, dan termasuk yang bukan Psikolog
6. Sangat berguna untuk evaluasi karyawan karena menggambarkan administration style dan dapat digunakan oleh 2 orang atau lebih untuk mengetahui hubungan atasan bawahan dan mengembangkan solusi interpersonal.

Aspek yang diukur

Alat test ini menjabarkan kepribadian dalam 20 aspek yang masing-masing mewakili need atau role tertentu. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengukur beberapa aspek, diantaranya:

1. Follwership - Yang terdiri atas bagian F dan W
2. Work Direction - Yang terdiri atas bagian N, G, dan A
3. Leadership - Yang terdiri atas bagian L, P, dan I
4. Activity - Yang terdiri atas bagian T dan V
5. Social Nature - Yang terdiri atas bagian X, S, B, dan O
6. Work Style - Yang terdiri atas bagian R, D, dan C
7. Temperament - Yang terdiri atas bagian Z, E, dan K

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada diagram interpretasi di bawah ini.


















Demikianlah informasi mengenai alat test psikologi - Papi Kostick yang sudah banyak digunakan oleh beberapa perusahaan di Indonesia. Semoga informasi ini memberikan wawasan kepada pembaca semua. Dan semoga pemaparan ini bisa dijadikan modal dalam upaya mengikuti seleksi kerja yang akan diikuti oleh sebagian banyak pembaca.

2 komentar

  1. Pernah belajr sedikit tentang Tes assesment,
    cuma kalo guru bk mau mengadakan tes ini ya kudu ikut pelatihan yang biayanya lumayan mahal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dipelajari secara otodidak pun alat test ini juga bisa. Cuman memang perlu dampingan orang lebih paham. semoga artikel di atas sedikit banyak memberikan manfaat.

      Delete