Tahapan Menjalani Proses Kehamilan Normal

Tahapan Proses Kehamilan

Setiap orang tua, khususnya Ibu tentunya menginginkan proses kehamilan yang normal. Seorang Ibu akan merasakan menjadi orang tua seutuhnya jika dapat mejalani proses kehamilan secara normal. Banyak kiat-kiat yang dilakukan oleh sebagian Ibu agar kehamilannya berjalan dengan normal. Namun tidak sedikit, usaha tersebut berhenti di tengah jalan masa kehamilan, mengingat beban fisik dan psikis semakin bertambah sejalan dengan bertambahnya usia kahamilan itu sendiri.

Untuk mengetahui apa saja langkah atau kiat-kiat yang harus dijalani oleh Ibu hamil, agar proses kehamilannya berjalan dengan normal?. Kali ini kita akan bahas tahapan-tahapan tersebut, dan apa pentingnya untuk mejalani tahapan-tahapan itu bagi seorang Ibu.

Idealnya, usaha kehamilan dilakukan sejak pre-natal. Artinya setiap orang tua khususnya Ibu, sudah harus mempersiapkan sedini mungkin, yaitu sejak 3 bulan sebelum hamil. Tahapan yang perlu dilakukan pada pre-natal ini antara lain adalah:

1. Konsumsi asam folat setiap hari
Asam folat memiliki peran dalam memperbaiki DNA, dan membantu pertumbuhan sel dengan cepat. Selain itu, asam folat juga berpengaruh untuk mencegah terjadinya kecacatan pada otak atau pun susunan saraf pusat. Mengingat pembentukan saraf pusat berjalan sejak manusia dibentuk dalam kandungan.

2. Imunisasi rubella
Virus rubella memang merupakan virus yang biasanya hanya menyerang anak-anak dengan gejala seperti campak. Virus ini dampaknya bersifat ringan dan mudah untuk disembuhkan. Namun bisa menjadi bahaya jika virus tersebut menular kepada Ibu hamil. Ibu hamil yang terjangkit virus rubella, kemungkinan besar kemungkinan besar janin akan mengalami kelainan seprti katarak, tuli, dan bahkan bisa sampai pada kelainan jantung (bocor).

3. Berat badan diidealkan
Berat badan yang berlebih pada Ibu hamil akan berpengaruh terhadap perkembangan dan kesehatan janin di dalam kandungan. Oleh karena itu, akan sangat penting rasanya untuk menjaga berat badan tetap ideal, agar tidak beresiko terhadap perkembangan janin di dalam kandungan.

Jika tahapan di atas sudah dijalani dan kemudian dinyatakan hamil, maka dalam usia kandungan 4 minggu, langkah yang perlu dilakukan adalah dengan tetap mengkonsumsi asam folat, berhenti mengkonsumsi makanan atau daging mentah, lakukan aktifitas mencuci tangan sebelum makan, dan buatlah kartu BPJS/KIS, sebagai persiapan untuk proses persalinan (jika belum terdaftar).

Menginjak usia kehamilan 8 - 13 Minggu, langkah yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan medical check up lengkap, schedulekan USG satu kali dalam satu bulan, dan tetap melanjutkan konsumsi asam folat. Dan pada usia kehamilan 20 - 28 minggu, tetap lakukan USG secara rutin, cek tensi darah, perbanyak konsumsi vitamin D dan calcium, dan terakhir lakukan cek gula darah di 28 minggu terakhir.

Dari beberapa tahapan di atas, mungkin agak berat untuk diterapkan atau dilakukan oleh Ibu hamil. Mengingat dalam masa kehamilan 9 bulan. Ibu hamil akan mengalami perubahan fisik dan psikis yang sangat tinggi. Secara fisik gerak sudah tidak selincah sebelumnya, jadi untuk melakukan aktifitas sedikit terganggu. Namun, dalam upaya menjalani proses kehamilan yang normal, maka akan sangat perlu sekali untuk menjalankan beberapa tahapan di atas.

0 komentar