2 Tipe Kepemimpinan

2 Tipe Kepemimpinan

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang kita mendengar istilah pemimpin dan kepemimpinan, baik dalam lingkungan keluarga, organisasi atau tempat kerja, dan negara. Sosok pemimpinan memiliki peran yang sangat penting dalam suatu kelompok atau organisasi. Karena dengan adanya pemimpin, apa yang menjadi visi dan misi kelompok tersebut bisa berjalan satu arah sesuai dengan instruksi dari pemimpinnya. Bisa dibayangkan bagaimana jadinya suatu kelompok yang tidak memiliki sosok pemimpin di dalamnya, tentu kelompok tersebut hanya akan bertahan seumuran jagung saja.

Peran seorang pemimpin dalam suatu kelompok adalah mempengaruhi atau memotivasi orang lain dalam satu kelompok untuk mencapai visi dan misi kelompok tersebut. Jadi pemimpin adalah seseorang yang memiliki kapasitas dalam mempengaruhi atau memotivasi orang lain untuk bekerjasama dalam pencapaian tujuan organisasi atau kelompoknya. Ada 2 tipe kepemimpinan dalam organisasi, yaitu pemimpin formal, dan pemimpin informal. Dan kedua tipe tersebut akan kita bahas di bawah ini.

Tipe Pemimpin Formal

Pemimpin formal adalah sosok pemimpin yang dipilih melalui legalitas yang jelas, yaitu dipilih berdasarkan keputusan resmi dan dipercaya untuk memegang suatu jabatan dengan segala hak dan kewajibannya agar bisa tercapai apa yang menjadi sasaran atau tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

Tipe pemimpin di atas sedikit banyak mengeluarkan kebijakan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam organisasinya. Dan memiliki masa jabatan dengan rentang waktu yang sudah ditentukan. Selain itu, tipe pemimpin seperti ini biasa juga dibarengi dengan reward dan punishment dalam setiap penyelesaian tugas dan tanggung jawabnya.

Selain ciri di atas, tipe pemimpin formal memiliki ciri-ciri lain, seperti:

1. Prosesnya harus melalui proses formal, yaitu dengan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan
2. Memiliki legalitas yang jelas terkait dengan kepemimpinannya
3. Setiap kebijakannya memiliki dukungan penuh dari organisasi yang menaunginya

Tipe Pemimpin Informal

Tipe pemimpin ini adalah kebalikan dari tipe pemimpin formal. Dimana tipe pemimpin informal dipilih tidak melalui proses pemutusan dan pengangkatan resmi. Jadi pemimpinan informal tidak memiliki legalitas dalam kepemimpinnannya. Pemimpin informal dipilih oleh suatu kelompok berdasarkan kapasitas dirinya sebagai orang yang dipercaya mampu mempengaruhi psikis dan perilaku orang lain. Dan biasanya tipe pemimpin ini lebih banyak pengikutnya meski dia tidak dipilih melalui proses yang resmi dan tidak memiliki legalitas sebagai seorang pemimpin.

Kelebihan dari tipe pemimpin informal adalah masa kepemimpinannya tidak ditentukan oleh masa atau waktu. Kepemimpinan tipe ini akan terus berjalan selama anggota kelompoknya mengakui dan menerima dirinya sebagai pemimpin. Jadi tidak ada batasan waktu pemimpin informal untuk menjabat sebagai seorang pemimpin.

Terdapat beberapa ciri juga terkait pemimpin informal ini, diantaranya adalah:

1. Tidak adanya reward dan punishment dalam setiap penyelesaian tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin
2. Tidak adanya legalitas yang jelas terkait kepemimpinannya
3. Tipe perlu mengikuti proses formal sebagai prasyarat seorang pemimpin
4. Tidak memiliki dukungan penuh dari organisasi

Seperti itulah pembahasan mengenai 2 tipe kepemimpinan yang biasa kita temui dalam tubuh organisasi yang disajikan oleh akar info. Dari 2 tipe tersebut, sama-sama memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Dimana tipe formal memiliki kelebihan dalam mendapatkan dukungan penuh dari organisasi, dan lemah dalam jumlah pengikut. Sedangkan tipe informal, kelebihannya adalah memiliki jumlah pengikut yang banyak. Namun lemah dalam dukungan yang bersifat legalitas. Mudah-mudahan informasi dari akar info ini bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian, dan bisa sebagai refrensi untuk menjadi sosok pemimpin dilingkungan kita.

0 komentar